Rabu, 24 Juli 2013

UAS TIK 012.011.0039 DIDA SETIAWAN PAI/TARBIYAH

1). Konsep Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi ada 3 (tiga) konsep yang harus dipahami dengan benar sehingga dalam prakteknya tidak terjadi kekeliruan. Ketiga konsep tersebut adalah sebagai berikut:
   1. Konsep Teknologi Dalam konsep teknologi ini ada 3 bentuk yang bisa dipahami, yaitu : Teknologi sebagai Ide, yaitu teknologi yang ada dalam pikiran dalam bentuk ide-ide ketika memikirkan, merasakan akan melakukan sesuatu. Teknologi sebagai Proses Rancang Bangun, yaitu teknologi yang terlihat ketika kita melakukan atau mengerjakan sesuatu proses yang dipikirkan sebelumnya. Teknologi sebagai Produk Rancang Bangun, yaitu teknologi sebagai hasil dari proses pengerjaan sesuatu, bisanya dalam bentuk alat, benda-benda tertentu, prosedur-prosedur terntentu, atau biasanya dikelompokan menjadi perangkat keras dan perangkat lunak. 
   2. Konsep Informasi. Informasi adalah sekumpulan atau serangkaian data yang telah mengalami pengolahan dan memiliki arti serta siap untuk dipakai, misalnya untuk pengambilan keputusan atau untuk menjelaskan sesuatu kepada orang lain. 
   3. Konsep Komunikasi Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari sumber pesan ke penerima pesan, baik yang dilakukan oleh satu orang, atau antara satu seseorang dengan orang lain dengan menggunakan media atau tanpa menggunakan media.

2).Pembelajaran berbasis komputer adalah suatu system penunjang implementasi kurikulum, membantu upaya meningkatkan minat belajar, dan menjadi pelengkap sumber belajar. Kehadiran teknologi komputer dalam pembelajaran hanya bertindak sebagai pelengkap, tambahan (suplemen) atau alat bantu bagi guru. komputer tidak akan mengambil alih peran dan fungsi guru, karena ada hal yang tidak dapat digantikan oleh komputer. komputer hanya sebagai pilihan dalam menyampaikan informasi kepada siswa untuk menciptakan suasana belajar mandiri yang menyenangkan. Bila akan menerapakan pembelajaran berbasis komputer ada tiga model yang dapat dipilih diantaranya model selektif, model sekuensial, dan model laboratorium. Kesemuanya itu tentunya disesuaikan dengan kondisi yang ada di sekolah.

3). Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
  1. Dimungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke semua penjuru tanah air dan kapasitas daya tampung yang tidak terbatas karena tidak memerlukan ruang kelas.
  2. Proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka biasa.
  3. Pembelajaran dapat memilih topik atau bahan ajar yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.
  4. Lama waktu belajar juga tergantung pada kemampuan masing-masing pembelajar/siswa.
  5. Adanya keakuratan dan kekinian materi pembelajaran.
  6. Pembelajaran dapat dilakukan secara interaktif, sehingga menarik pembelajar/siswa; dan memungkinkan pihak berkepentingan (orang tua siswa maupun guru) dapat turut serta menyukseskan proses pembelajaran, dengan cara mengecek tugas-tugas yang dikerjakan siswa secara on-line.        
4). Posisi TIK dalam pembelajaran 
Komputer digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan tugas dalam proses pembelajaran, dimana terjadi interaksi langsung antara siswa dan komputer. Salah satu contoh penggunaan komputer sebagai alat pembelajaran adalah penggunaan komputer untuk menyajikan tes atau evaluasi bagi siswa.

      Ada tiga komponen penting yang harus disiapkan untuk menuju masyarakat berbasis pengetahuan         menggunakan TIK (Wahyu Purnomo, 2008), yaitu :
  • Infrastruktur : ketersediaan sarana komputer dan jaringannya
  • SDM yang terdidik dan terlatih
  • Konten dan aplikasi
5). Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah sesuatu yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.

Penerapannya di lingkungan pendidikan/pembelajaran dapatlah dikatakan bahwa TIK mencakup perangkat keras, perangkat lunak, kandungan isi dan infrastruktur yang fungsinya berkaitan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.

Pemahaman mengenai TIK tidak lagi hanya sebatas pada hal-hal yang canggih (sophisticated), seperti komputer dan internet, tetapi juga mencakup yang konvensional, seperti bahan cetakan, kaset audio, Overhead Transparancy (OHT)/Overhead Projector (OHP), bingkai suara (sound slides), radio, dan TV.





sumber :
Purnomo, Wahyu. 2008. Pembelajaran Berbasis ICT. http://wahyupur.blogspot. com. Diunduh tanggal 16 Mei 2012
Rusman, dkk. 2011. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Rajawali Pers, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar